Membaca Margin Optik: Frame, Lensa, dan Jasa Tidak Boleh Dirata-rata
Banyak pemilik optik hanya melihat omzet total. Padahal tiap kategori produk punya perilaku margin yang berbeda.
Omzet yang naik belum tentu berarti keuntungan yang naik. Di optik, penjualan biasanya terdiri dari beberapa komponen: frame, lensa, lensa kontak, produk perawatan, dan layanan. Masing-masing punya harga pokok, perputaran stok, dan pola diskon yang berbeda.
Langkah pertama adalah memisahkan pencatatan per kategori. Dari situ Anda bisa melihat kategori mana yang menyumbang margin terbesar, mana yang menyerap modal tetapi lambat berputar, dan mana yang sering didiskon sampai margin tipis.
Setelah itu, bandingkan margin kotor tiap kategori dengan biaya operasional bulanan: sewa, gaji, listrik, dan promosi. Dengan begitu keputusan seperti "boleh diskon berapa persen?" tidak lagi berdasarkan perasaan.
Poin praktis
- Catat penjualan per kategori, bukan hanya total harian.
- Hitung HPP dengan konsisten, termasuk ongkos kirim dan biaya lab bila ada.
- Tetapkan batas diskon maksimum per kategori.
- Tinjau angka ini sekali sebulan bersama tim inti.
Kami bisa membantu menyesuaikan langkah ini dengan kondisi bisnis dan tim Anda.
Konsultasi Gratis